Thursday, November 16, 2017

Berada di Antara Dua Golongan

Masih sangat segar diingatan warganet soal aksi uninstall Aplikasi Booking Tiket Pesawat dan Hotel, Traveloka.

Aksi ini secara masif hampir seperti gerakan boikot Sari Roti dulu. Diranah twitland juga sempat menduduki trending topic nomor satu, #UnintsallTraveloka.

Di facebook, lumayan ramai juga feed tentang Uninstall Traveloka tersebut yang notabenenya teman dekat dan teman lama. Biasanya saya suka googling dulu untuk memastikan apakah benar atau tidak.

Ternyata, setelah tebukti bahwa kabar tersebut Hoax, ada beberapa teman yang dengan besar hati menghapus postingan tentang itu. Namun ada pula yang tetap bertahan, karena sudah kadung di posting. Mungkin malu karna sudah ikut menyebar hoax. Namun lebih malu jika menarik satu postingan.

Sementara banyak bermunculan kutipan bapak Anies Baswedan yang dengan bijaknya mengatakan tidak perlu uninstall-uninstall, hormati perbedaan pendapat.

Junjungan yang di elu-elukan sudah memberi keterangan, tapi tetap saja ada yang enggan menarik postingannya.

Beruntungnya, saya berada diantara dua golongan ini, yang legawa menghapus dan mengaku salah, dan yang bersikeras walaupun tau salahnya dimana.

Alangkah nikmatnya berada di dua golongan seperti ini.