Friday, August 25, 2017

Patah Hatilah

Sesuatu yang paling ditakutkan dalam sebuah hubungan adalah patah hati-nya. Ketika kita sudah pernah mencoba bagaimana rasanya patah hati. Insyaa Allah selanjutnya kita akan paham bagaimana etos kerja mencintai dan menyayangi seseorang.

Patah hati juga bisa dijadikan pedoman untuk selanjutnya mendapatkan pasangan yang sayang se-sayang-sayang-nya tanpa embel-embel harta, melainkan pada perilaku, keseriusan dan kemantapan hati.

Aku sudah pernah merasakan patah hati, sekali. Dan tak ku sesali (walaupun awalnya iya), karna setelah dipikir-pikir, hidup ini tak melulu masalah hati.

So, Patah hati-lah teman, rasakan bagaimana patah hati itu, renungi, jangan sesali, ambil pelajaran. Untuk manfaat yang didepan mata.

Tuhan mematahkan hati agar dijauhkan dari orang yang salah. Dan yang terjadi pada ku adalah sebaliknya. Tak apa. Beberapa bulan kedepan akan sembuh.

Tugas selanjutnya agar mempercepat penyembuhan adalah dengan mengisi ruang kosong dihati dengan materi baru, dengan aktivitas baru, dengan orang baru.

Untukmu, yang membaca blog ini dari pulau seberang sana, tolong jangan benci aku. Walaupun ini keteledoranku semua. Tak akan ku ulangi pada yang lain. Terimakasih sudah memberi pelajaran berharga.

Akan kubesarkan sendiri yang kita rencanakan dulu dengan sedikit bantuan orang lain, agar nama itu sampai terdengar ke telinga ayah ibu mu, dan kamu tentunya.