Wednesday, April 5, 2017

Manfaat Orang Dalam

Di kampus saya, yang kini sudah resmi menjadi IAIN Kerinci, mahasiswa setingkat saya sedang asyik-asyiknya mengurus syarat dan bahan untuk Kukerta ( Kuliah Kerja Nyata ).

Saya, yang dalam hari biasa terbilang jarang ke kampus jadi sering bolak-balik​ kampus karna urus ini urus itu. Terlebih lagi kampus sudah terbagi menjadi dua bagian akademik, otomatislah mahasiswa hanya wara-wiri antara kampus 1 dan kampus 2.

Dalam kukerta ini, akan dibagikan dalam beberapa kelompok yang nantinya ditempatkan di beberapa desa yang telah dipilih oleh panitia berwenang. Di tahun ajaran kali ini, pihak kampus memilih daerah Kerinci Mudik yang berlokasi di Kayu Aro dan Siulak.

Dalam hal penempatan ini, ternyata tersebar informasi di kalangan mahasiswa kalau ada beberapa daerah tujuan penempatan yang nauzubillah sinyalnya jelek. Sebagai mahasiswa kekinian yang tak bisa lepas dari gadget, banyak yang dihantui karna kabar buruk itu. Takut kalau seandainya nanti dapat tempat yang bersinyal jelek.

Tentu hal ini memaksa beberapa mahasiswa yang punya orang dalam untuk memanfaatkan peluang agar dapat tempat yang mereka inginkan.

Mulailah kami membentuk koloni masing-masing dengan mengajukan daftar nama kelompok. Mulailah kami mencari dosen yang dirasa dekat agar proses penentuan oleh panitia berakhir manis.

Di kelompok saya yang kini sudah terbentuk juga ada peran orang dalam, baik itu orang dalam dosen maupun panitia.

Alhamdulillah, berkat peran orang dalam, semua kehendak orang luar akan dituruti.

Manfaat orang dalam bisa anda rasakan ketika mau nonton konser, tapi harus beli tiket, karna anda punya orang dalam, tiket jadi tak harus.

Bisa juga ketika anda mau masuk nonton sidang ahok, ketika orang lain tak diizinkan masuk dan harus memiliki tanda pengenal khusus, kalau anda punya orang dalam, tanda pengenal khusus jadi tak dibutuhkan.

Dalam hal penentuan kelompok ini, tentu tak ada praktik orang dalam yang minta imbalan. Semata karna orang dalamnya sayang sama orang luar kenalannya. Toh lingkupnya masih kecil.

Diluar ini anda tentu harus pandai-pandai menemukan orang dalam yang baik dan menolong. Sudah jadi rahasia umum, biasanya urusan dengan orang dalam akan memakan banyak biaya. Contoh sederhana di penerimaan CPNS, Polisi, dan Tentara.

Kekuatan orang dalam memang kuat, sebisa mungkin pilihlah orang dalam yang benar-benar menolong bukan memeras meminta uang ratusan juta rupiah.

Terakhir, Terimakasih untuk orang dalam yang berperan atas terbentuknya kelompok yang kami ajukan dan tempat yang juga kami inginkan.