Sabtu, 18 Maret 2017

Maaf Jalan Anda Terganggu, Sedang Ada Keramaian

Hampir setiap minggunya di Kerinci, Sungai Penuh, tempat saya tinggal selalu ada pasangan yang menikah yang menggelar resepsi pernikahannya di pinggir jalan. Jarang sekali yang menyewakan gedung, hanya kalangan tertentu saja yang bisa menyewa gedung untuk resepsi pernikahan. Selebihnya memanfaatkan setengah jalan raya.

Mungkin tak hanya di kampung saya Kerinci. Ditempat lain selama masih di Indonesia juga begitu saya kira.

Uniknya, walaupun kegiatan resepsi ini mengganggu pengguna jalan. Ada tameng yang selalu dapat diandalkan. Maaf Jalan Anda Terganggu, Sedang Ada Keramaian. Cukup bermodalkan papan reklame ukuran 50x50cm yang ditaruh di sisi lain tenda resepsi.

Kadang petugas LLAJ yang berjaga kewalahan juga saat terjadi macet parah gara-gara penyempitan jalan mendadak itu. Mulai dari dangdut koplo, lagu Kerinci, lagu Minang yang menemani petugas LLAJ. Jarang saya temui ada petugas yang sambil goyang menikmati pesta yang mereka jaga.

Pasalnya petugas inilah yang jadi barisan terdepan kalau ada pengemudi yang kurang bisa sabar. Klakson mobil dibunyikan hingga jalan lancar jaya. Kendaraan roda dua yang salip sana salip sini agar bisa menembus macet karna pesta dua insan yang tengah berbahagia.

Kontras sekali, di dalam tenda sedang berbahagia dan makan-makan. di luar tenda sedang dongkol dan penuh suasana tidak sabar.

Penggunaan jalan untuk pesta pernikahan termasuk sebagai penggunaan jalan untuk kepentingan pribadi. Jika penggunaan jalan untuk kepentingan pribadi tersebut mengakibatkan penutupan jalan, maka penggunaan jalan dapat diizinkan apabila ada jalan alternatif. Begitu intisari yang saya dapat dari hukumonline.com

Iya, tapi kenyataan di lapangan berbeda, kadang tak diberi jalan alternatif sama sekali, dan pemberitahuan tentang penggunaan jalan atau penutupan jalan di diberikan secara mendadak. Kalau seandainya jalan ditutup, ya harus putar arah, kalau sebagian jalan saja yang dipakai ya harus sabar, sudah pasti macet.

Hal ini diperparah dengan mobil para tamu undangan yang juga terparkir di jalan. Karna tak ada tempat parkir sama sekali.