Sunday, February 5, 2017

Rindu Zaman SD

Berdasarkan yang saya tulis di halaman tentang penulis blog ini, saya dulu pernah di Sekolah Dasar. Gak langsung Kuliah.

Pas SD banyak kejadian yang kalo diingat-ingat lucu juga. Mulai dari berkelahi, men-cie-cie-kan sepasang anak SD sampe nangis, mainin senjata tajam sampe temen cewek ketakutan, mencret juga ada, pas pelajaran olahraga.

Sebenarnya banyak sekali yang saya ingat dari zaman SD, tapi kali ini yang saya akan beberkan kepada kalian pembaca adalah jajanannya.

Ada satu jajanan yang paling saya ingat, saya kurang paham apa nama bakunya. Yang jelas terdiri dari kol yang diiris tipis-tipis, di kocok pakai telur, kemudian dimasukkan ke kuali yang banyak lubangnya itu lho, ada 12 lubang kalau tidak salah. Iya 12.

Terus kalau sudah selesai di masak sama abang abangnya, dimasukkan ke plastik kemudian disiram saus.

Kemaren ketemu jajanan ini di pinggir jalan sekitar siulak pas di jembatan menuju ke komplek perkantoran Bukit Tengah. Disana tertera di gerobak pedagangnya "Bakso Telur".

Mirip sih, dan rasanya juga masih enak sejak SD dulu. Tapi saya kurang begitu yakin sama namanya, entah Bakso Telur atau Martabak Telur.

Terlepas dari nama dan bahannya, ini adalah jajanan yang paling saya suka. Beberapa waktu yang lalu ketika menginap di rumah teman kampus di Kayu Aro, saya sengaja pergi ke SD terdekat hanya karna mencari jajanan ini.

Sayang, di cafe-cafe tidak ada yang jual, padahal saya yakin banyak yang suka. Cocok di segala jenis lidah. Cara makannya pun mudah, cukup dengan bantuan semacam lidi dari bambu yang dihaluskan.

Menurut riset abal-abal saya, dengan memakan ini, otak anda akan  melupakan segala macam karangan bebas yang membuat timeline anda panas.

Sungguh jajanan zaman SD inilah sebagai pereda dari segala keluhan.