Kamis, 30 Juni 2016

Kenapa Jarang Nulis di Blog?

Bagi kamu yang memperhatikan blog ini sejak awal kemunculannya hingga sekarang, tentu menemukan jeda yang sangat panjang diantara tulisan-tulisan yang muncul disini. Kalau ada yang heran seperti demikian, izinkan tulisan kali ini mengklarifikasi semuanya biar jelas apa saja yang saya lakukan selama jarang nulis di blog.

Pertama, setelah saya selesai buka usaha warnet. Tahun lalu saya masih duduk di kursi yang paling diimpikan anak kecil, kursi penjaga warnet. Saat menjadi penjaga warnet, saya masih lumayan aktif ngeblog, setelah warnet saya tutup mulailah banyak pikiran. Mencari hal baru sebagai mahasiswa yang tak mau disebut Kupu-kupu (Kuliah pulang kuliah pulang)

Kedua, saya sibuk ujian. Padahal biasanya setiap ujian saya biasa saja, memang dasar lagi malas aja sih, buntu ide buat nulis. Coba kamu punya blog, nulis itu susah, ide itu mahal.

Ketiga, saya mulai belajar desain khususnya desain logo. Mencoba peruntungan di dunia desain dengan ikut kontes di 99design dan sribu.com. Lagi-lagi blog saya terlupakan, jarang di update dengan opini saya.

Keempat, membuat situs kerincitourguide.com yang merupakan bentuk online dari usaha saya dan Mas Elmo dalam memperkenalkan wisata bagus di Kerinci.

Kelima, proyek belakang rumah. Ada penambahan ruang agar rumah kami sekeluarga punya dapur yang agak luas. Ini tak menghalangi saya ngeblog, hanya saja setelah bantu kerja (ngeliatin tukang sebenarnya).

Keenam, banyak pesanan desain. Semua berawal ketika saya dimasukkan oleh Abang Meri Fitrah dalam Lembaga Dakwah Kampus, dan saya diminta membuat logo untuk LDK tersebut. Dari awal membuat dihujani protes tentang filosofi. Sampai voting pemilihan logo yang terkesan lebay.

Kesemua alasan diatas harusnya tak menghalangi saya ngeblog, namun kenyataannya begitu ya saya harus punya alasan sedikit lah. Tapi sekarang saya merasa tak ada halangan ngeblog, tak ada halangan untuk terus menulis. Apalagi banyak aplikasi blogger via ponsel yang mudah dan praktis, asal ada niat dan konsisten mengisi blog.

Semoga kedepannya blog ini jadi kesayangan saya, jadi mainan utama saya, dan menjadi prioritas utama saat online. Karena saya yakin, hanya blog lah yang tak lekang karena trend sosial media yang semakin ramai ini. Berbeda dengan facebook, twitter, instagram, bbm, line dan lain sebagainya (Inshaa Allah saya dapat menyebutkan satu persatu jika diminta) yang punya masa tenarnya masing masing, setelah itu asetnya dijual.