Friday, June 10, 2016

Benci Lagu Opick

Setiap lagu yang dibawakan oleh mas Opick rata-rata orang pasti suka. Karena memang lagunya bagus, dan suara mas Opick juga merdu. Apalagi pasal lagu religi, mas Opick memang pakarnya. Setiap lirik di lagunya benar-benar ungkapan kejujuran isi hati hamba kepada Tuhan.

Saat Ramadhan, lagu mas Opick seperti tak kalah sama lagunya Maher Zain atau pelantun religi lainnya. Terbukti masih banyaknya beberapa film, sinetron serta FTV yang menjadikan lagu mas Opick sebagai backsound adegan ataupun soundtrack resmi sebuah fim. Percayalah, sebuah adegan tanpa pemilihan backsound yang bagus akan kurang menarik serta kurang menyentuh hati penonton.

Namun dalam beberapa waktu terakhir ini, kok saya mulai benci sama lagunya mas Opick. Semakin marak FTV yang ceritanya aneh-aneh dengan backsound lagunya mas Opick. Misalnya ada adegan ibu ngusir anaknya dari rumah di sebuah FTV bertema Anak yang Durhaka kepada Orangtuanya. Saat adegan si ibu ngusir anaknya sambil nangis, terdengar

Meski ku rapuh dalam langkah, dan tak setia kepada-Mu… namun cinta dalam jiwa… hanyalah pada-Mu...

Apa korelasi antara adegan tersebut dengan lagunya mas Opick dengan lirik seperti itu? Ini sama sekali tak ada hubungannya, hanya akan membuat pengamat music seperti om Bens Leo benci lagunya.

Editor FTV mungkin hanya bermaksud agar penonton terenyuh dengan ditambahkannnya lagu mas Opick. Maksud tersebut sama sekali tak mempan kepada saya yang tak gampang terenyuh ini. Mbok ya pilihlah backsound yang tepat, mentang-mentang mas Opick pakar lagu religi, main masuk saja tanpa memperhatikan liriknya.

Seandainya lagunya mas Opick ditaruh pada adegan yang tepat di sebuah film, sinetron atau FTV, tentu orang akan betah nonton filmnya dan nyaman dengan backsound yang tepat.

Plis lah para creator FTV, pilihlah lagu yang tepat. Jangan buat saya benci lagu mas Opick yang bagus-bagus dan legend itu.