Saturday, January 23, 2016

Belajar Dari Master Limbad

Warga Jakarta yang dihebohkan dengan bom kemarin perlu belajar dari Master Limbad bagaimana menghadapi keadaan mencekam seperti itu. Jelasnya belajar bagaimana menunjukkan rasa tidak takut.

Seperti kita ketahui, setelah kejadian tersebut ramai bermunculan tagar #KamiTidakTakut di dunia maya. Ini lucu. Tidak takut kok bilang bilang. Biasanya kalau kejadian seperti ini yang muncul tagar yang ada pray-pray-an begitu.

Harusnya warga jakarta ataupun warga dunia maya (netizen) bisa belajar dari Master Limbad yang terkenal dengan aksinya yang menantang maut. Kita tau Master Limbad selalu bungkam setiap aksinya.

Meskipun saya tidak tau bagaimana aksinya tanpa disorot kamera, yang jelas ketika saya melihat beliau di TV selalu bungkam. Apakah beliau dibayar untuk selalu begitu atau memang karena beliau maunya begitu, saya tidak tau.


Ada satu hal yang perlu kita ketahui bahwa Master Limbad selama ini telah mengajarkan kita kalau memang tidak takut ya tidak usah koar-koar, sampai-sampai jadi trending topik dunia.

Tagar #KamiTidakTakut kenapa bisa sampai tren dunia membuktikan kalau kita sebenarnya takut. Bukankah kalau kita benar-benar ikhlas tidak perlu ada tagar #SayaIkhlas?. Semakin kita mem-trending topik-kan tagar tersebut, maka semakin terlihatlah ketakutan kita.

Lagian tujuan teroris itu jihad kok bukan bikin kita takut, tapi mas mas terorisnya malah jihadnya di jalan Thamrin, bukan dijalan Allah.