Sabtu, 11 April 2015

Siapa Mau Berteman dengan Setan?

Ada yang mau berteman dengan setan? Jangankan berteman, andaikata bisa melihatnya saja kita sudah takut apalagi sampai berteman. Meskipun nyatanya demikian, tahukah anda bahwa banyak sekali dari kalangan manusia yang sudah berteman akrab dengan setan, atau jangan-jangan anda yang sedang duduk manis melihat blog ini juga sudah akrab dengan setan. 
Bagaimana sih caranya manusia bisa berteman dengan setan? padahal kenal saja tidak apalagi sampai berteman akrab. Setan memang mudah sekali berteman dengan manusia, ia tinggal mempengaruhi pikiran manusia dan memasukkan pemikiran yang salah.


Menurut survei pada awal tahun 2014 lalu, jumlah ponsel yang tersebar di Indonesia hampir melampaui jumlah penduduk Indonesia sendiri. Itu artinya setiap orang mempunyai ponsel lebih dari satu. Mungkin diantara anda yang sedang membaca tulisan ketikan ini pun punya lebih dari satu ponsel. Pertanyaannya adalah apa hubungan data jumlah ponsel dengan hubungan manusia dengan setan?

Dalam Al-Qur’an surat Al-Israa (17) ayat ke 27 telah disebutkan ciri-ciri orang yang akrab dengan setan.

“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya”
Di dalam ayat tersebut jelas dinyatakan bahwa pemboros adalah saudaranya setan. Sungguh setan memang telah melancarkan taktiknya sehingga jumlah ponsel hampir melebihi jumlah penduduk Indonesia. Setan berhasil membuat manusia yang sebenarnya tidak butuh ponsel banyak, padahal yang dipakai untuk nelpon hanya satu. Setan berhasil mempengaruhi manusia agar membeli Tablet, ponsel pintar dan ponsel tidak pintar sekalipun dengan kegunaan dan fungsinya yang hampir sama. malah di urutkan berdasarkan kegunaannya oleh manusia itu sendiri, satu untuk bermain, satu untuk stalking, satunya lagi untuk berkomunikasi. padahal manusia tidak butuh-butuh amat. Disinilah setan merasa bangga, karena ulah manusia yang suka boros.

Padahal ada baiknya kita memberikan harta kita kepada keluarga dekat, kepada orang miskin, dan orang yang sedang dalam perjalanan. sebagaimana disebutkan dalam surat Al-Israa (17) ayat 26:

“Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros”
Nah, sekarang apa masih mau berteman dengan setan? punya banyak ponsel tapi saudara sendiri jarang dikasih apa-apa. Lebih baik dana untuk beli ponsel pintar yang tadinya 1-2jutaan ditabung untuk dimanfaatkan kepada sesuatu yang lebih bermanfaat, atau uangnya bisa disedekahkan kepada yang berhak. berhak yaaa, bukan polisi yang terkenal berhak itu.