Rabu, 18 Februari 2015

Salah Paham Kita Tentang Anjing

Anjing dikenal sebagai hewan bertaring yang sewaktu-waktu bisa saja menyerang manusia. Selain itu anjing juga dikenal sebagai temannya manusia atau karibnya manusia yang senantiasa setia bersama tuannya. Saking terkenal akan kesetiaannya, kisah anjing yang setia pernah diangkat ke layar kaca yang membuat mata penontonnya berlinang karena kesetian si anjing. Yang paling fenomenal adalah film Hachiko yang bercerita tentang anjing yang setia menunggu tuannya di Stasiun di Shibuya, Jepang.


Selain setia, anjing juga makhluk yang pintar. Ketajaman indera penciumannya dimanfaatkan oleh kepolisian untuk membantu menemukan barang bukti agar kasus cepat terungkap. Apalagi saat ada bencana longsor atau sejenisnya, maka akan dikerahkan anjing sebagai pencari jenazah yang tertimbun.

Dalam sejarah Islam, anjing juga memiliki peran saat 7 pemuda yang beriman bersembunyi di dalam gua dan tertidur selama 309 tahun lamanya. 7 pemuda itu adalah para pemuda yang kokoh imannya, yang dikejar oleh pasukan suruhan raja karena tidak mau ikut aturan kerajaan. Selama 7 pemuda ini tidur, adalah seekor anjing bernama khitmir yang bertugas menjaga di pintu gua. Anjing ini kemudian disebut masuk surga karna kesetiaannya.

Haramnya Air Liur Anjing
Ada juga yang menyebut asal usul hewan anjing ini adalah dari air ludah iblis yang meludahi sedikit bagian tubuh nabi adam sebelum ditiupkan ruh oleh Tuhan. Iblis begitu tidak senang dengan nabi adam lantaran hanya terbuat dari tanah sedangkan iblis sendiri terbuat dari nyala api. Iblis pun menyelinap sesaat sebelum ditiupkan ruh oleh tuhan dan meludahinya. Maka tuhan pun membuang bagian yang terkena ludah iblis dari tubuh nabi adam. Itulah makanya air ludah anjing haram di dalam islam.

Banyak sejarah yang ada hubungannya dengan hewan anjing, diantaranya yang paling terkenal adalah kisah pelacur yang pulang dari tempat melacurnya kemudian menjumpai seekor anjing yang terjebak di dalam sumur yang sangat butuh pertolongan, tanpa pikir panjang si pelacur pun menyelamatkan si anjing. Dalam kisah ini disebutkan si pelacur mendapat balasan surga karena telah menolong si anjing.

Anggapan Salah Tentang Anjing
Bagi sebagian orang masih percaya bahwa memelihara anjing adalah haram, karena menurut pendapat mereka dengan adanya anjing di rumah bersama kita, maka tidak akan ada malaikat yang mau masuk rumah. biasanya orang yang masih percaya tentang hal ini berasal dari sumber yang tidak menjelaskan secara rinci tentang “tidak boleh memelihara anjing di rumah”. penjelasan sebenarnya dari kata ‘memelihara anjing’ adalah bukan dalam artian memelihara hewan anjing, tapi tidak boleh memelihara sifat anjing. Memelihara hewan anjing tidak dilarang, hanya saja yang dilarang adalah memelihara sifat seperti anjing. Kata anjing disini diartikan buruk karena bersifat seperti binatang.

Dalam kehidupan sehari-hari, untuk memaki- maki lawan atau musuh juga digunakan bahasa anjing sebagai kasarnya. Yang kemudian di ubah anak zaman sekarang berupa ucapan anjir, njir, atau jirr. Namun tetap mengarah ke hewan anjing. Namun yang menggembirakan adalah hewan anjing yang dimanfaatkan sebagai teman berburu atau sekedar menjaga rumah.