Selasa, 20 Mei 2014

Postingan #Bego yang ke-100


Sejak Maret 2012 lalu blog ini lahir dengan alamat waralofitra.blogspot.com. saat pertama kali muncul, tampilannya begitu (amat sangat) sederhana dengan template dafault dari blogger. (Sekarang juga masih sederhana sih) Halaman dasbornya pun masih dominan berwarna biru waktu itu. Entah apa yang berbisik (#AhElah), beberapa bulan kemudian saya mengubahnya menjadi scriptwara.blogspot.com. disitu saya mulai paham bagaimana mengubah template. Menambahkan beberapa widget di sidebar blog, seperti jam, daftar isi, tombol berbagi dan lainnya. Persis orang kampungan bego yang baru mengenal sesuatu yang baru. Semuanya musti diutak-atik dulu sampe puas.

Pertama kali ngeblog, yang saya perhatikan sama sekali bukan isinya melainkan tampilannya. Awal-awalnya saya masih salin tempel tulisan orang ke blog saya. Waktu itu saya belum bisa berkata-kata dan berbasa-basi seperti ini (sekarang juga ngga). Pokonya asal ketemu tulisan bagus aja, langsung di taro di blog saya. Entah apa tujuannya saya pun tidak tau, yang penting asik aja. Dan parahnya, pake acara sombong pula ke teman-teman yang ngga ngeblog. Itulah masa-masa saya masih alay ngeblog. Saya yakin setiap blogger pasti pernah mengalami tahap salin tempel yang (amat sangat) alay ini. namanya saja masih newbie, ya masih bingung apa yang mau ditulis.

*jadi sekarang lo udah jago nulis??
Ya engga juga, saya cuma hobi ngeblog, hobi blogwalking juga. Kalo menulis sih belum paham-paham amat. Ini aja bahasanya masih berantakan. Soalnya pas disekolah dulu ada ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja saya ngga ikut.

*lah trus inti dari tulisan ini apa??
Rileks! Ngga ada maksud apa-apa, itung-itung syukuran aja. Soalnya ini postingan asli/original/bikinan saya semua yang ke-100. Iya, mungkin kamu anggap ini biasa aja, tapi ini sangat berharga bagi saya dan kelangsungan blog ini kedepannya. Rasa bangganya itu beda. Punya blog dengan tulisan yang lebih dari seratus, dan original pula. Susah lho bisa mencapai tingkatan ini (menurut saya). Masalahnya masih banyak (yang ngakunya blogger) diluar sana masih menerapkan salin tempel di blognya. Nulis itu susah lho!

Ya, setidaknya saya bisa bilang ke cucu-cucu saya: 
“cu, zaman kakek dulu kakek juga ngeblog, tapi kakek ngga asal salin tempel tulisan orang”
Setidaknya itulah yang akan saya ucapkan. bukan apa-apa, tapi rasa bangganya itu ada. Paling tidak, ada hal baik yang bisa saya ajarkan nantinya.

Untuk itu, marilah kita akhiri postingan #Bego ke-100 ini dengan mengucapkan kalimat syukur: Alhamdulillahirabbil’alamiin!!