Sunday, May 4, 2014

Berasa Pintar

Hello eperibadeh! Hari ini saya nak bagih cerita ke awak-awak semua. Tentulah cerita yang berkenaan dengan saya. Bila korang nak tau sangat cerita saya. Jom dibaca hingga habis. Bila korang tak suka dan tak beminat. Bolehlah sampai kat sini je baca. Korang nak pegi mane pun boleh..

Gimana? Malaysia banget kan? Iya, begitulah yang disebut negeri serumpun. Biar saya bukan orang malaysia, tapi dikit-dikit ngertilah. Bahasanya kan mirip. Yaiyalah namanya juga negeri serumpun.

Tapi bukan itu intinya. Bukan pintar bahasa melayu. Pintar yang lain. Pintar yang lebih pintar daripada pintar.


Kalo kamu ingin merasa pintar walaupun sebenarnya kamu ngga pintar, dengan sebuah cara atau trik, kamu akan merasa lebih pintar. Dan cara ini cara yang cukup pintar untuk merasa pintar. Emang gimana cara biar pintar?

Sederhana aja, caranya adalah:

NGOMONG SAMA ANAK KECIL.

Lah kok bisa?. Ya emang bisa. saya sudah membuktikannya sendiri. dan sudah terbukti di ITB dan IPB. Caranya ya ngomong doang.

Kenapa bisa? karena menurut penelitian, kita akan lebih banyak memberitahu jika lawan teman bicara kita lebih muda daripada kita. Walaupun arah pembicaraannya agak ngawur.

Kemaren ada anak kecil nanya:
Bang, Farhat Abbas itu calon presiden ya?
Bukan calon lagi, Rakyat indonesia sudah menganggap dia sebagai presiden.
Lah? Bukannya masih SBY bang?.
SBY itu presiden RI. Farhat Abbas itu presiden RP.
Rupiah maksudnya bang?
Bukan rupiah -_- tapi Republik Pocong.
Terakhir, si anak akan ngangguk dan bilang: o begitu,,

tuhkan! Ngomong apa aja pasti di-iya-in sama anak kecil. Jadinya kita berasa lebih pintar deh. Meskipun pintar ngawur.