Monday, March 31, 2014

Tergantung Kamunya Gimana

Dizaman sekarang ini apa yang tidak bisa? Hidung pesek bisa dibikin mancung, bibir dower bisa dibikin seksi, apapun yang ada sangkut pautnya sama tubuh bisa dibikin sesuai keinginan. Kita tidak perlu lagi takut jelek. Manusia sekarang lebih mementingkan penampilan daripada kemampuan. Ya memang penampilan adalah salah satu penarik perhatian, tapi tetap aja salah satu. Berarti bukan mutlak penampilan semua, ya nggak?


Sekarang gini deh, misalkan kamu jelek, pesek, item, bau (ini kayanya gue semua). Tapi kamu rada-rada pinter dikit.Kamu punya temen-temen yangfashionable semua, tapi semua temen kamu otaknya dibawah kamu.Trus ada salah satu temen kamu yang nyaranin buat bikin hidung mancung misalnya. Apakah kamu akan melakukan proses pemancungan itu?

Kalo saya sih engga. Kenapa? Coba deh kamu pikirkan sejenak. Kalo misalkan kamu melakukan saran teman kamu, apakah kamu orang yang paling keren?, apakah kamu orang yang keren diantara teman-teman kamu?, engga kan!.

Kalo mau sempurna bentuk tubuh bisa dibuat semua. Tapi yang tepenting bukan sempurnanya bentuk tubuh kamu, melainkan bagaimana kamu bersyukur atas pemberian yang maha memberi kepada kamu dan bagaimana kamu merawatnya. Tidakkah kamu merasa bahagia punya yang masih original daripada teman-teman kamu yang memakai bagian tubuh KW?.

Bersyukurlah kepada Tuhan atas segala nikmat yang telah dikaruniakan pada kita. Nikmat agama, nikmat akal, nikmat kesehatan, nikmat rezeki, nikmat keluarga, dan sebagainya. Biasakan untuk tidak selalu melihat keatas, lihatlah kebawah sejenak. Apakah orang-orang dibawah kita baik dari sisi fisik ekonomi, profesi dan rezeki. Agar kita tahu bahwa posisi kita berada diatas ribuan bahkan jutaan orang yang kekurangan.

Syukurilah kita masih bisa berjalan dengan dua kaki, sementara ada orang yang lumpuh. Syukurilah kita masih bisa melihat tanpa cacat sedikitpun. Kita bisa tidur nyenyak diatas kasur empuk. Sementara banyak orang lain entah dimana.

Apakah kamu menginginkan kebahagian sejati? Jangan mencarinya ditempat jauh. Karena ia ada pada diri kamu sendiri, ada pada pola pikir yang kreatif dan selalu bersyukur serta pada hati yang selalu memancarkan kebaikan. Tergantung kamunya gimana.