Jumat, 17 Januari 2014

Romantis dan Realistis

Sebagai anak muda yang masih berjiwa muda dan masih tetap mengaku berjiwa muda, saya tentu masih identik dengan yang namanya cinta-cinta-an. Seperti lazimnya anak muda zaman sekarang yang masih perlu banyak pendidikan tentang cinta dan kasih sayang. Jujur, saya tidak begitu paham dengan kata cinta baik secara bahasa dan istilah. Karena memang tidak diajarkan secara spesifik tentang definisi cinta selama dibangku pendidikan formal. tapi itu bukanlah alasan untuk tidak mengenal yang namanya cinta. Perlahan, saya coba untuk menguraikan definisi cinta dalam artian sebagai anak muda. Sepengetahuan saya, cinta itu adalah rasa sayang yang teramat sangat kepada seseorang atau benda yang selalu dibanggakan dan dijaga baik-baik. Berdasarkan definisi yang menurut saya tersebut, kemudian saya mulai berpikir kenapa adanya cinta, kenapa muncul rasa cinta, apa modus operandi dibalik cinta, apa sebenarnya alasan seseorang untuk mencinta.

Setelah mandi kembang tujuh rupa selama tujuh hari tujuh malam dan telah mendapat persetujuan dari Nyai Ratu Kidul, saya tiba-tiba mendapat semacam bisikan atau ilham yang menjelaskan alasan kenapa mencinta. bisikan itu bunyinya kira-kira begini: “hei anak muda, kamu yang ketik reg spasi cinta kemarin? Kamu yang ingin tau kenapa alasan orang mencinta? hohohoho... jawabannya adalah tidak ada sama sekali alasan untuk mencinta.” setelah mendengar bisikan itu, saya tiba-tiba menggigil kemudian berselimut kembali, karena bisikan itu muncul sekitar pukul 3 pagi WIB.

Setelah kejadian itu, saya mengadakan semacam jajak pendapat dikalangan teman-teman saya. saya menanyakan kepada mereka yang sedang menjalani proses pacaran. Pacaran saya pilih karena disinilah yang paling identik dengan cinta. Jawaban mereka sangat beragam, berikut jawaban yang berhasil saya kumpulkan dengan pertanyaan “Kenapa kamu cinta dan sayang sama pacar kamu?” :

1. Ya,, dia cantik dan perhatian sama aku...

2. Kita udah janji untuk saling mencinta...

3. Dia punya motor gede dan banyak duit...

4. Soalnya engga ada yang lebih tampan dari dia di RT sini...

5. Ayahnya seorang Caleg berduit....

6. Ibunya udah nganggap aku menantu yang baik..,.

7. Dan alasan-alasan mainstream lainnya....

Setelah mengumpulkan beberapa jawaban, saya mulai mengerti tentang alasan kenapa orang begitu cinta terhadap sesuatu yang ia cintai. Jawabannya bukanlah karena yang dicintai itu cantik, kaya, satu-satunya dan sudah berjanji. Memangnya kalau sudah tidak cantik akan tidak cinta lagi? jawaban ini memang romantis namun sayang kurang realistis. Alasan yang paling tepat adalah tidak ada sama sekali alasan kenapa bisa cinta. atau kalau masih ngotot mau alasan bilang saja: kita sudah ditakdirkan begini, yang jelas saya tidak begitu paham kenapa saya bisa begitu cintanya namun saya akan berusaha menjadi yang terbaik untukmu. #aihsedap

Jika masih kurang paham, mari kita bawa ke ranah yang lebih besar yaitu negara kita Indonesia. Kenapa cinta sama indonesia? Apa karena indonesia sudah yang terbaik? Toh nyatanya masih banyak negara yang lebih baik dan maju. Apa karena indonesia kaya? Toh nyatanya cuma beberapa orang yang bisa mencicipi kekayaan Indonesia. Apa karena calegnya banyak duit dan suka bagi-bagi? Toh masih banyak pengusaha dermawan yang suka membagi tanpa harap kembali. Kadang, kita tidak bisa menjelaskan alasan dengan berupa fisik, adakalanya kita tidak bisa menjelaskan kenapa kita bisa mencinta. akal dan pikiran kita pun masih kalah jauh jika dibandingkan dengan kekuatan cinta. So, mulai sekarang jika ada yang tanya, bilang saja begini: “entahlah neng, abang juga tidak terlalu paham kenapa abang bisa cinta sama eneng, tapi yang jelas abang akan berusaha menjaga rasa cinta ini untuk eneng selamanya.” Jika begitu cara kita menjawab, tentulah akan romantis dan realistis.