Sabtu, 04 Januari 2014

Ka to the Ya, Kaya.

Indonesia adalah negara kaya dengan sumber daya alamnya yang melimpah, tidak heran kenapa Belanda dan Jepang ingin sekali menguasai Indonesia saat itu. yang membuat mereka ingin menguasai Indonesia kala it adalah rempah-rempahnya yang melimpah. Awalnya Belanda tidak berniat menjajah, mereka hanya datang dengan urusan bisnis. Namun, iri adalah sifat dasar manusia yang semua orang punya termasuk Belanda. Mereka tidak puas hanya membeli rempah hasil petani Indonesia. Belanda adalah kumpulan orang-orang cerdas yang ingin dapat untung lebih banyak daripada mereka membeli lalu menjualnya. Cerdasnya mereka adalah rasa ingin memiliki seluruh kekayaan yang ada di Indonesia, mereka melihat banyak peluang bisnis dari negara kita ini. Dan pada akhirnya belanda dapat menguasai Indonesia selama 350 tahun lamanya. Dan yang patut kita beri cendol adalah para pahlawan kita yang berhasil merebut Indonesia kembali hanya memakai bambu runcing.

Indonesia sudah dideklarasikan merdeka oleh Bung Karno pada 17 Agustus 1945. Tentu setelah direbutnya Indonesia kembali, para pahlawan yang berjuang mempunyai misi agar generasi selanjutnya dapat menjaga apa yang telah di perjuangkan. Namun jika kita lihat lebih teliti, ternyata masih ada pihak asing yang menguasai di berbagai daerah kita Indonesia. Seperti pertambangan yang limbahnya terpaksa dinikmati masyaratkat setempat. Pihak asing yang masih menguasai minyak Indonesia yang begitu melimpah ini yang masih berlangsung sekitar beberapa tahun lagi. sungguh aneh, negara yang berlimpah dengan minyak buminya ini terpaksa mencicipi sebesar 10 persen saja dan selebihnya dibawa sama pihak asing. Pada masalah ini kita tidak harus menjaganya, kita harus berjuang merebutnya kembali dari tangan asing agar minyak bumi kita sepenuhnya bisa kita kuasai juga sepenuhnya. Jika kita bisa, maka sebutan negara Kaya bisa kita peroleh lebih dari negara-negara arab sana.