Rabu, 22 Januari 2014

Ciri-ciri Negara Maju

Indonesia memang belum bisa dikatakan negara maju. Indonesia saat ini masih dalam kategori negara berkembang yang masih kalah dengan tetangganya Malaysia dan Singapura misalnya. Jika kita ingin disebut negara maju maka pendapatan perkapita orang Indonesia haruslah diatas (lagi mikir). Contoh negara maju misalnya Amerika, Jepang, dan sejenisnya yang merajai pasar dunia. Ciri-cirinya adalah tingkat kesejahteraan warga negaranya yang bisa dibilang sejahtera, nilai tukar mata uang yang tinggi dan birokrasinya yang tersistematis dan tidak kacau. Disamping ciri-ciri itu terdapat salah satu ciri yang amat sangat sering kita jumpai dalam dunia perfilman. Adalah jenis setan yang khas dari suatu negara tertentu. Seperti di China yang punya Vampir dengan setelan fashionnya memakai baju khas negara tersebut dan memakai topi lalu beranjak dari satu tempat dengan cara melompat. Vampir berbanding terbalik dengan pocong yang ada di film-fim Indonesia meski sama-sama melompat, setan khas Indonesia ini juga tampak agak lusuh daripada Vampir. Setiap adegan yang menampilkan pocong, selalu saja dengan wajah yang sudah hancur layaknya gembel dan kain kafan yang kotor bermotif tanah. Sungguh kasihan, ketika jadi manusia saja dia sudah susah hidup eh sampai di alam kubur juga sama. Disini terdapat setan mana yang khas negara maju dan negara belum maju.

Jika setan diluar negeri sana ada Drakula yang memakai setelan Jas dan dasi bunga dilehernya yang tentu saja terlihat trendi diantara setan-setan lain dan ada Mummi yang mendapat perhatian lebih dari Rumah Sakit Umum Setan, karena ia diperban dan perbannya tidak lusuh seperti kain kafannya pocong. Namun di Indonesia yang tampak hanya Genderuwo yang rambutnya tidak terurus, Buto Ijo yang tidak pakai baju hanya celana dan tubuhnya yang warna hijau. Ada kuntilanak yang bergelantungan dipohon karena tidak punya rumah. Ini terbukti bukan hanya saat jadi manusia saja sulit beli rumah namun pas jadi setan juga tidak kalah sulit karena depkolektor didunia setan lebih seram dari dunia nyata. Kemudian ada tuyul yang menggambarkan anak tidak terurus, nakal karena suka mencuri uang. Kemudian lagi ada Hantu Jeruk Purut yang selalu membawa kepalanya yang lepas entah apa tujuannya saya tidak tahu, mungkin untuk ditukarkan dengan beras dan lauk untuk makan. Lalu yang terakhir ada Nenek Gayung yang tentunya selalu membawa gayung kemana-mana. Ini menggambarkan betapa sulitnya mencari air bersih untuk mandi dan minum. Jika kita telaah, mungkin nenek gayung sengaja bunuh diri karena malu tidak mandi berminggu-minggu dan ia memutuskan untuk mencari air bersih di dunia per-setan-an. Tapi kenyataannya lebih sulit dari yang Nenek Gayung bayangkan bahwa Indonesia di dunia ghaib juga susah.

So, dunia per-setan-an di Indonesia menggambarkan betapa susahnya hidup dinegara yang belum maju ini. Dalam menempuh proses kematian saja birokrasinya juga berbelit-belit dan rumit. Mungkin setan-setan Indonesia adalah setan paling malu karena kasta mereka di dunia per-setan-an yang paling rendah dari negara lain. Bahkan saat ditanya malaikat darimana negara asalmu? Lalu setan dari negara Indonesia menjawab, “ saya dari Indonesia!” . Lalu malaikat bilang, “Saya prihatin!”