Jumat, 18 Oktober 2013

Alasan Mainstream Cewe Nolak Cowo

Hallo sahabat blogger! Apa kabar hari ini? semoga semuanya baik-baik saja. Kalau dilihat dari postingan terakhir dari blog ini, ternyata sudah cukup lama juga saya tidak meng-update artikel-artikel cantik saya. 

Hari ini saya mau berbicara tentang Alasan Mainstream Cewe Nolak Cowo. Mungkin dari pembaca yang budiman ada yang sedang Galau karena ditolak dan Cuma dianggap sebagai teman setelahnya. Kalo ada diantara pembaca artikel ini yang merasa dirinya cewek (yang merasa ya.. ) maka saya cuma ingin bilang : ditolak itu bikin galau lho! Sakitnya nusuk banget.

Tapi saya tidak ingin larut dalam ke-galau-an yang entah kapan akhirnya. Karna saya adalah tipe orang yang cepat move on dari masalah yang sebenarnya tidak terlalu penting. kisah cinta saya saat ini sedang baik-baik saja, saya tidak ada masalah dengan orang-orang yang pernah nolak saya. Tapi saya akan berbagi tentang pengalaman saya yang pernah ditolak waktu itu.

Ada beberapa alasan yang menurut saya paling mainstream (umum) ketika seorang cewek menolak cintanya si cowok. berikut ulasan lebih lengkapnya :

Alasan Akademis
Biasanya kalau yang memakai alasan ini adalah tipe cewek yang mau nolak tapi tidak tau cara menolak si cowo dengan benar. 

“mmh! Aku mau fokus kuliah dulu deh kayanya..,,,” 

Ada yang pernah ditolak seperti itu?. Rasanya ga enak banget ya? Hahahaha… sama!
Kalau yang ditolak seperti itu, biasanya cowo yang nembak adalah tipe yang tidak pantang menyerah, karna si cowo akan menunggu si cewe lulus dulu. Dan yang lebih parah lagi, saking cintanya sama si cewe tersebut, si cowo akan bantu-bantu dalam tugas si cewe. Alasan seperti ini melunturkan anggapan bahwa cewe adalah makhluk yang multi-tasking. Kalau cowo sudah masuk dalam area friend-zone, akan sulit untuk merangkak keluar area tersebut. Ah sudahlah!

Alasan Persahabatan

Kalau yang ini adalah alasan yang sering diterima oleh cowo-cowo yang PDKTnya lama banget. Biasanya juga si cowo cuma dianggap teman sama si cewe. Paling tinggi dianggap sahabat.

“Ya Ampun! Kamu itu udah aku anggep sebagai sahabat terbaik aku..”

Ada yang pernah ditolak seperti itu?. Rasanya ga enak banget ya? Hahahaha… sama!
Itulah cewe, makhluk aneh yang kurang peka sama tujuan cowo. Kalo si cowo bisa jadi sahabat terbaik si cewe, ko engga bisa lebih? Jadi pacar gitu,,, kan lebih jelas statusnya. Ah Sudahlah!

Terlalu Baik
kalau menurut saya alasan yang ketiga ini adalah alasan terkampret yang pernah keluar di mulut cewe. Misalnya gini:

“ bukannya aku engga mau terima kamu, tapi kamu terlalu baik buat aku..”

Ada yang pernah ditolak seperti alasan diatas?. Rasanya ga enak banget ya? Hahahaha… kasian!
Sumpah! saya belum pernah ditolak seperti itu, karna saya orang jahat itu adalah alasan yang pernah diterima sama teman saya, tapi kalau sempat ditolak seperti itu, saya punya balasannya :

“ oke! saya akan mencoba lebih jahat lagi sama kamu..” 

Kalau sudah ditolak seperti cara diatas, bisa dipastikan si cowo akan terus ngarep sama si cewe. Coba deh kalo cewek nolak cinta cowo itu dengan cara yang lebih tegas dan bikin kapok. Pastinya si cowo engga terjebak dalam pusaran friend-zone. Menurut saya cara menolak yang benar itu adalah dengan berkata yang sebenarnya pada si cowo, misalnya :
“pfftt! Lo mau pacaran sama gue? Cari kerja dulu sonoh! Duit aja masih minta ke ortu..”
“ah enggak ah! Gue orangnya ga suka pacaran, gue sukanya langsung ke KUA”
“kayanya lo nggak serius deh, kalo bener-bener serius pasti pake penghulu”
Menurut saya sih begitu, karna dengan cara ini tidak akan membuat cowo terus-menerus mengejar si cewe sampe dia benar-benar sukses. Saya berharap jika yang membaca postingan ini adalah cewe. saya usul, tolaklah cowo yang menyatakan cintanya dengan cara yang ‘greget’ agar tidak sembarang cowo yang bisa memilikimu. Dan buat cowo yang sering ditolak. Saya juga punya usul, pada saat ditolak sama cewe,bilang gini sama diri kamu : Ah Sudahlah!