Friday, June 21, 2013

Versi Baru TweetDeck Dalam Bahasa Tebat Ijuk :)

Ini lho gan.. TweetDeck adalah sebuah aplikasi desktop streamreader yang didirikan oleh Ian Dodsworth. Aplikasi yang didukung oleh Adobe AIR ini, memiliki 4 jaringan sosial berbeda yang bisa dinikmati dalam satu aplikasi desktop.

Ternyata diam-diam aplikasi yang populer ditengah masyarakat untuk mengakses twitter yang bernama TweetDeck sudah mengeluarkan versi terbarunya dalam bahasa Tebat Ijuk (salah satu daerah di Kerinci, jambi). saat dikonfirmasi mereka mengatakan:
"kami sudah bekerja sama dengan pemerintah dua desa yaitu Tebat Ijuk dan Tebat Ijuk Dili, para kepala desa juga setuju, ini karna mayoritas warga kedua desa tersebut sudah banyak yang memiliki akun twitter"
Setelah dicek kelapangan, ternyata warga dua desa tersebut memang sudah benar-benar maniak twitter. hal ini terbukti dari cara warga berkomunikasi lewat jejaring social bikinan Jack Dorsey ini. Saat ditanya bagaimana cara mereka berkomunikasi mereka menjawab :
"di mention bae"
Dalam Meyambut bulan ramadhan yang sebentar lagi, para warga berinisiatif untuk tidak lagi menggunakan pengumuman di masjid oleh garin untuk membangunkan sahur para warga. mereka ingin cara baru yang lebih efektif yaitu dengan cara me-mention-kan seluruh warga dua desa dengan hastag #bangkatlah.

Hal ini disambut baik oleh garin masjid Nurul Huda Dua desa tersebut, karna dinilai lebih efektif dan lebih menghemat BBM karna masih memakai mesin Diesel , biasanya dalam bulan ramadhan PLN menerapkan pemadaman bergilir, jadi jika listrik tidak ada, maka digunakanlah twitter untuk membangunkan warga dua desa yang langsung dimention oleh garin masjid Nurul Huda dengan hashtag yang sama ( #bangkatlah) ditambah dengan cc : @kades_TI dan @kades_TI_dili.