Tuesday, March 19, 2013

Politisi Indonesia Yang Tidak Cerdas

Kalau menurut anda bahwa semua politisi di Indonesia ini cerdas, berarti Saya dan Anda tidak
sependapat mengenai hal itu. Dulunya sih saya menganggap semua politisi yang ada di Negara kita ini cerdas, itu semua tampak dari seringnya mereka berdebat (baca=saling ejek) di TV(sensor)One, Met(sensor)roTV dan TV lain. Tapi pernahkah anda berpikir atau merenung sebentar bahwa dari kata yang mereka ucapkan, dari sikap mereka berbicara, dan dari cara mereka menghadapi lawan debat (baca=saling ejek) mereka. Hal itu secara tidak sengaja mengubah pola pikir Saya bahwa Politisi Indonesia banyak yang TIDAK CERDAS.

  Diantara ciri-cirinya yang sulit saya lupakan yaitu kalimat:

 "Saya telah Dizalimi sama bapak/ibu itu....",
" saya difitnah", dan sebagainya....

Kalau opini saya, orang yang Cerdas adalah orang yang bahasanya penuh dengan misteri, susah ditebak, perlu investigasi untuk penyidikan lebih lanjut, Seperti kasusnya Bung Karno yang ketika tidak menang dalam perdebatan politik dengan lawan debatnya kala itu (saya lupa siapa) beliau tidak bilang "Saya Dizalimi" tapi beliau menggunakan Majas Metafora (majas yang  pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan)
     Nah, ketika bung karno pulang dari debat tersebut, seorang wartawan mengikutinya dan bertanya mengenai masalah bung karno tadi, lalu dengan santainya bung karno menjawab "Seperti rotan yang tidak selalu lurus, tetapi ada bengkoknya juga". kalimat ini menandakan bahwa bung karno adalah politisi yang cerdas dalam bidangnya, karna beliau masih memakai majas (pelajaran SMP kelas VII) .Masa politisi Lupa pelajaran SMP.

Politisi yang tidak cerdas ini tidak lepas dari pengawasan partai politiknya, banyak parpol yang isinya orang-orang yang tidak cerdas tetapi tetap diterima sebagai kader didalam partai tersebut, terutama dari kalangan pengusaha .Nah, biasanya Parpol yang seperti ini memanfaatkan sang pengusaha untuk hal permodalan yang tentunya tidak memikirkan masa depan partainya dalam hal kader yang bermutu. Yang penting modal buat Pemilu Calegnya banyak. :D

Bicara soal partai, saya juga punya favorit yang pasti isi kadernya orang-orang yang bermutu. yang isinya orang-orang yang kalau ingin berbicara membaca bismillah dulu. yang saya maksud adalah partai yang bergambar Kabbah Hitam, yang ada aksen kuningnya. PKS.