Friday, January 13, 2012

Kisah Mengharukan Dari Langit-Langit Kamar

Sekitar setahun yang lalu, aku berencana untuk merenofasi kamarku. Aku memulainya dari membersihkan langit-langit kamar untuk diganti dengan langit-langit yang baru, keadaannya memang sudah tidak layak untuk disebut sebagai langit-langit lagi. karna sudah sepuluh tahun tidak diganti, dan kayu-kayu penyangganya pun sudah dimakan rayap, dikhawatirkan sewaktu-waktu akan menimpa orang yang berada dibawahnya.

Aku mencabut paku-paku yang masih menempel agak lemah dari kayu-kayu yang sudah dimakan rayap. Saat membukanya satu persatu aku menjumpai seekor cicak yang berada disela-sela ruang yang kosong dan juga sempit, ku perhatikan cicak itu dengan raut wajahnya yang terlihat seperti seekor cicak yang sangat ketakutan. Mungkin ia takut dengan wajah ku yang kelihatan agak seram ini, atau mungkin ia menyangka kalau aku akan membunuhnya. Tetapi, aku tidak mengambilnya atau pun membunuhnya, aku hanya membiarkan dan memberi kesempatan untuk cicak tersebut lari dari hadapanku.


Setelah menunggu beberapa saat, yang kudapati cicak itu tidak kunjung pergi dari tempatnya, hingga akhirnya aku tahu bahwa sebagian tubuh dari cicak itu terjepit hebat, lalu aku bertanya-tanya dalam hati dengan pertanyaan yang tidak bisa kujawab sendiri. "mengapa cicak ini bisa terjepit disini?" , "lalu bagaimana ia makan?" , "dari mana ia mendapatkan makanan?".

Semua pertanyaan ku yang sebelumnya tidak bisa kujawab akhirnya terjawab ketika seekor cicak betina datang menghampiri cicak jantan yang terjepit, dan cicak betina ini membawa makanan untuk cicak jantan dengan mulutnya sendiri, dan hal ini berlangsung setiap hari selama sepuluh tahun lamanya.

Sejenak, aku merenungi betapa berdosanya aku yang telah membiarkan seekor cicak terjepit diatas langit-langit kamarku yang sangat gelap selama sepuluh tahun.